BRMP DIY Monitoring Antisipasi Kemarau di Bantul
BANTUL - (24/04/2026) Kegiatan monitoring antisipasi kemarau bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian (TAM) dilaksanakan di Kabupaten Bantul, diawali dengan pertemuan di ruang Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul dihadiri oleh TAM, Ibu Dr. Pamuji Lestari bersama staf TAM Bapak Reindhard Mario , Kepala Dinas Pertanian, Joko Waluyo, S.Pt, M.Si, Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan, Ir. Imawan Eko Handriyanto, MP dan Staf, dari BBRMP Yogyakarta (Ir. Ari Widyastuti, Andi Bagus Dermawan, STP, M. Eng, dan Thoad Sri Biastuti, SP), BBWS Kabupaten Bantul, dari Tenaga Ahli Wamen, Bapak Oscar Tri Yoga S, S.H, M.Kn. Setelah pertemuan di ruangan Kepala Dinas, dilanjutkn dengan kunjungan lapangan yang meliputi kunjungan sawah untuk melihat pelaksanaan LTT di Kapanewon Bantul, dan dilanjutkan meninjau 2 (dua) Lokasi sumur JIAT di Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul.
Dalam pertemuan yang dilaksanakan di ruang Kepala Dinas dibahas tentang sumber-sumber air yang dapat digunakan untuk mengantisipasi kemarau di Kabupaten Bantul, termasuk Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan operasionalnya, serta peran penyuluh pertanian dalam pemanfaatan JIAT. Diharapkan penyuluh pertanian turut memantau dalam operasional sumur JIAT yang sudah dibangun oleh Dinas PU (BBWS), agar kebutuhan air untuk penanaman padi dapat terpenuhi dan IP padi bisa ditingkatkan.
Kunjungan sawah dalam pelaksanaan LTT bertempat di Kelompoktani Bogowiworo, Dsn Manding Kidul, Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul, diikuti oleh Penyuluh Pertanian, Pengurus dan Anggota Kelompoktani. Poktan Bogawiworo memiliki luas lahan sawah 20 ha dengan rata-rata produksi padi 6,5 ton/ha. Saat ini sebagian besar lahan kelompok sudah dilakukan penanaman dengan varietas Inpari 32. Dijumpai permasalahan pengairan, dan sudah disarankan agar dibuat laporan secara tertulis agar dapat ditindaklanjuti.
Kunjungan lapangan selanjutnya dilaksanakan pada 2 (dua) lokasi Sumur JIAT Kapanewon Piyungan. Lokasi JIAT yg pertama di Dusun Banyakan II, Kelurahan Sitimulyo, kecamatan Piyungan, Bantul. Sumur JIAT ini belum dialiri listrik sehingga belum dapat mengalirkan air. Lokasi JIAT yg kedua di Dusun Pager gunung II, Kelurahan Sitimulyo, kecamatan Piyungan, Bantul. Lokasi kedua sudah dialiri Listrik dengan menggunakan tenaga surya, dan air sdh mengalir cukup deras. Namun pada kedua sumur JIAT tersebut belum dibuatkan/dihubungkan dengan saluran air menuju ke sawah-sawah petani (tersier). Untuk itu disarankan oleh TAM agar kelompoktani bersama penyuluh pertanian setempat segera membuat ajuan usulan proposal secepatnya untuk pembuatan perpipaan.